Cari Blog Ini

Memuat...

Senin, 28 Desember 2009

Meriahnya Dunia Matik Honda

Jakarta Sabtu (1/8), Masih dalam rangkaian peluncuran keluarga matik Honda, dilaksanakan launching bertajuk ‘Dunia Matik Honda’ di Integrity Convention Center lt. 9, Mega Mall Kemayoran Jakarta, yang disiarkan langsung di RCTI ini sangat meriah. Dengan dihadiri lebih dari seribu tamu undangan yang terdiri dari konsumen, pelajar, perwakilan klub motor Honda, mitra dan kalangan jurnalis dari berbagai daerah hadir dalam acara tersebut.

Perhelatan akbar ini memberikan hiburan kepada undangan dengan penampilan sejumlah artis ibukota antara lain Cinta Laura, Agnes Monica, Afgan, The Titans, d'Masiv dan Duo Maia. Tiga produk baru Honda juga di ‘Hadirkan’ dalam acara yang dipandu VJ Daniel dan Alice Norin.

Acara yang kental dengan nuansa entertain ini sangat memuaskan tamu Honda yang hadir. Aksi panggung dibuka oleh si cantik Cinta Luara dan Duo Maia membawakan lagu “Penghianat Cinta”. Satu persatu para artis menyanyikan lagu dan membuat heboh para undangan di Tribun maupun Festival.


Afgan & Cinta Laura yang merupakan ambasador BeAT gambaran matik yang bercitra muda dan ceria. Keduanya melantunkan "Let's Get the Beat" ciptaan Maia.

Acara dilanjutkan dengan memunculkan keluarga matik Honda, yang dimulai dengan Honda Beat masuk ke stage dari sisi kiri penonton yang diiringi oleh lagu jingle "Lets Get the Beat" oleh Cinta Laura dan Afgan, penonton cukup histeris dan berjingkrak-jingkrak bersama. Selanjutnya Honda Vario masuk dari sisi kanan diiringi oleh Agnes Monica dengan tagline “I’m Vario… what about you"

Puncak acara adalah peluncuran Honda Vario Techno yang keluar melalui tengah panggung, dengan dimeriahkan kembang api dan balon-balon. Honda Vario Techno merupakan skuter Automatic Transmission (AT) dengan konsep Hi-Tech & Hi-Grade Sporty memiliki desain futuristik, dilengkapi fitur berteknologi tinggi dan performa yang unggul, menjadikannya sebagai trend baru skuter matik di Indonesia. Tampil dengan konsep desain sporti, tajam dan agresif, cocok untuk mereka yang mendambakan kenyamanan berkendara skuter matik dengan tampilan yang berkelas.


Agnes Monica gambaran kawula muda yang energik seperti Honda Vario yang diiklankannya.
VJ Daniel dan Alice Norin memperkenalkan VarioTechno, matik pertama yang mengaplikasikan 'Combi Break System' (CBS)

Yang cukup membanggakan dan merupakan satu-satunya di Indonesia pada Vario Techno ini diaplikasikannya Combi Break System (CBS) yang membuat nyaman pengendara. Cara Kerja Combi brake berada pada tuas rem sebelah kiri yang fungsi utamanya untuk pengereman roda belakang, saat tuas rem ditarik maka gaya pengereman tidak hanya didistribusikan ke roda belakang, namun sebagian juga didistribusikan ke roda depan. Dan dengan ditambah pengereman pada tuas rem sebelah kanan, maka pengereman berlangsung sempurna dan nyaman.
Selamat Datang VARIO TECHNO.....

Kopdar Nasional Honda Matik Klub
Sebagai apresiasi AHM kepada para bikers yang energik yang sudah menjadi bagian Honda khususnya kepada komunitas Matik, AHM mengundang untuk meriahkan peluncuran keluarga baru Honda Matik. Hadir sekitar 300 orang bikers dari 63 klub Honda berasal dari berbagai daerah seluruh Indonesia kecuali dari propinsi Papua. Selama di Jakarta para bikers ini diajak untuk mengunjungi stand Honda di IIMS 2009 yang dilanjutkan kopi darat secara nasional di MGK Kemayoran.


Diluar studio para bikers berkumpul kopi darat (kopdar) yang dimeriahkan dengan games-games ringan.

video

PT Astra Honda Motor (AHM), telah menjual 292.338 unit motor pada Oktober lalu, angka penjualan tertinggi dibanding bulan-bulan sebelumnya dalam tahun


Siaran pers yang diterima ANTARA di Jakarta, Jumat, menyebutkan, penjualan sepeda motor perusahaan itu naik 46,7 persen pada Oktober dibandingkan September yang hanya mencapai 199.284 unit.

"Pencapaian AHM pada Oktober itu mengantarkan kami pada angka penjualan tertinggi sepanjang Januari-Oktober 2009," kata Direktur Pemasaran AHM Julius Aslan. Pada Agustus, penjualan sepeda motor Honda mencapai 292.076 unit.

Untuk mempertahankan posisi AHM sebagai pemimpin pasar sepeda motor di Indonesia, lanjut dia, pihaknya akan lebih fokus memperhatikan kepuasan konsumen dengan meningkatkan beragam layanan dan tidak sekedar penguasaan pasar.

Julius menilai tren kenaikan permintaan sepeda motor di pasar domestik pasca Lebaran tersebut tidak lepas dari fundamental makro ekonomi yang positif. Selain itu, lonjakan permintaan itu diperkirakan karena banyaknya konsumen yang menunda pembelian sepeda motor baru pada September.

Ia memaparkan dari segi tipe kendaraan, model bebek (cub) dan skuter otomatik (skutik) masih

menjadi favorit pengguna kendaraan roda dua di tanah air. Honda sendiri di segmen cub dengan kapasitas mesin di bawah 125 cc berhasil menjual 129.665 unit. Di segmen ini, AHM mengandalkan model Absolute Revo 110 cc, dan Blade 110 cc.

"Tipe `underbone` kami mencatat penjualan yang luar biasa. Selain berhasil menjual 129.665 unit Honda Absolute Revo dan Blade, kami juga berhasil menjual 48.719 unit Supra X series. Penjualan model bebek kami tertinggi sepanjang tahun ini," katanya.

Khusus model skutik, menurut Julius, permintaannya juga meningkat tajam. Pada bulan lalu, AHM berhasil menjual 100.048 unit skutik atau melonjak sekitar 35 persen dibandingkan dengan September yang hanya 73.869 unit.

"Pada bulan lalu penjualan Honda Beat 49.585 unit, sedangkan model Vario dan Vario Techno sebanyak 50.463 unit. Kami melihat pasar skutik masih menjanjikan dan akan terus berkembang," ujarnya.
(*)

25 Juta Sepeda Motor untuk Bangsa dan 30 Tahun Selalu Terdepan Honda Buktikan Ketangguhannya


DISADARI atau tidak, ternyata di tengah minimnya sarana transportasi yang layak dan padatnya lalu lintas kendaraan, saat ini sepeda motor dipandang masih menjadi salah satu kendaraan yang paling efektif dalam menunjang aktivitas kehidupan sebagian besar masyarakat Indonesia. Kondisi tersebut setidaknya dapat dilihat dari dominasi sepeda motor, yang hampir setiap waktu memenuhi jalan-jalan utama maupun alternatif di kawasan perdesaan, apalagi perkotaan.

Meski pasar motor nasional sempat drop pada awal tahun ini, namun situasi tersebut perlahan tapi pasti mulai berangsur pulih. Salah satu indikasi makin membaiknya pasar diperlihatkan dengan kestabilan perekonomian Indonesia. Selain itu, masuknya Lebaran pada semester kedua tahun ini ternyata mampu membuat penjualan meningkat lebih besar dibandingkan semester pertama.

Bahkan pada Agustus 2009 lalu pasar motor nasional mencapai angka tertinggi sepanjang tahun, yaitu menembus 550.000 unit. Tahun lalu (2008) sebulan sebelum Lebaran, peningkatan pasar terjadi hingga 15% dibandingkan bulan sebelumnya. Mengacu pada data Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) sepanjang Januari hingga Juni 2009, total pasar motor (wholesales) tercatat sebanyak 2.538.909 unit. Capaian tersebut diyakini mampu melampaui angka psikologis, bahkan hingga akhir tahun ini total pasar motor diprediksi akan mencapai 5,3 juta unit.

Kondisi ini pula yang membuat produsen motor di Tanah Air merasa yakin kalau target penjualan mereka akan terus mengalami peningkatan, kendati sebelumnya sempat dihantui perasaan waswas akan lesunya pasar motor, akibat imbas krisis ekonomi global yang dimulai dari Amerika Serikat. Kekhawatiran tersebut sebenarnya sangat wajar, karena terkait dengan naiknya suku bunga dan nilai tukar rupiah. Apalagi selama ini sebagian besar atau sekitar 80% pembelian sepeda motor dilakukan melalui sistem kredit.

Sejatinya memang peluang bagi pertumbuhan pasar sepeda motor di Indonesia masih sangat terbuka lebar, terkait dengan semakin membaiknya perekonomian di Tanah Air. Kondisi ini pula yang terus dicermati produsen sepeda motor, termasuk PT Honda Astra Motor (AHM) dengan melakukan berbagai gebrakan dan inovasi agar memiliki daya saing serta memegang kendali pasar motor di Tanah Air.

Tak berlebihan pula jika kemudian Honda terus melakukan penetrasi pasar dengan menjadikan Indonesia sebagai basis operasi terbesar kedua setelah India. Indonesia memberi kontribusi hampir 20% bagi penjualan motor Honda secara global pada 2008 lalu dengan produksi lebih dari 15 juta unit. Ini menunjukkan betapa pentingnya posisi Indonesia di pasar sepeda motor. Sebab itu, Honda tentunya tidak ingin kehilangan momentum untuk terus tumbuh dan besar bersama rakyat Indonesia.

Prestasi luar biasa

Harus diakui setelah 38 tahun berkiprah atau dimulai pada tahun 1971, PT AHM berhasil membukukan prestasi luar biasa pada tahun ini, menyusul tercapainya produksi sepeda motor ke-25 juta di Indonesia. Luar biasanya lagi, pencapaian bersejarah tersebut tidak hanya yang pertama di negeri ini, tapi juga pertama di ASEAN. Realisasi produksi ke-25 juta ini secara faktual tercapai pada 3 Oktober 2009 di areal pabrik AHM Cikarang. Honda Vario Techno tercatat sebagai unit produksi ke-25 juta tersebut.

Tentu saja multiplier effect dari pencapaian tersebut, ibarat bergulirnya bola salju Honda mampu meningkatkan kontribusi perusahaan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi di Tanah Air. Di antaranya melalui penciptaan ribuan lapangan kerja baru. Dari sisi produksi, hingga September 2009 AHM sudah melibatkan lebih dari 500 vendor dan supplier, menyusul tingkat kandungan lokal produk Honda yang terus meningkat dengan rata-rata hampir 95%. Hingga September lalu, AHM sudah mempekerjakan sekitar 14.000 orang. Jumlah lapangan kerja akan berlipat jika memperhatikan banyaknya supplier, vendor, dan dealer yang terlibat dalam proses produksi hingga pengiriman sepeda motor Honda ke tangan konsumen.

Dengan kata lain, secara keseluruhan AHM, dealer, AHASS, toko suku cadang, dan perusahaan terkait lainnya memiliki seperempat juta pekerja hingga September 2009. Bahkan jika dihitung dengan anggota keluarga yang ditanggung setiap pekerja, yang terkait langsung maupun tidak, jumlahnya bisa mencapai 1 juta orang. Suatu kontribusi yang tidak sedikit di tengah derasnya badai krisis yang melanda negeri ini.

Dari sisi penjualan dan purnajual, AHM berhasil menggandeng sekitar 1.600 dealer dan hampir 4.000 jaringan bengkel Astra Honda Autorized Service Station (AHASS), sekitar 7.000 toko suku cadang, termasuk Honda Exclusive Part Shop (HEPS). Fakta ini menunjukkan betapa tingginya minat pasar terhadap keberadaan produk Honda, sehingga dari mulai kawasan perkotaan hingga perdesaan sepeda motor Honda tampaknya selalu menjadi pilihan.

Tak berlebihan bila President Director AHM Miki Yamamoto mengatakan, eksistensi merek Honda di Indonesia selama sekitar 38 tahun menunjukkan bahwa sepeda motor Honda sudah sangat dipercaya oleh konsumen di Indonesia. Pencapaian ini tentu tidak dapat dipisahkan dari potensi pasar sepeda motor Indonesia yang saat ini menjadi pasar sepeda motor ketiga terbesar di dunia setelah Cina dan India.

Potensi pasar yang besar ini telah dimanfaatkan secara optimal oleh AHM dengan meningkatkan kapasitas produksi melalui pembangunan pabrik baru. Tak heran jika selama tahun 2009, AHM tetap mampu memimpin pasar sepeda motor sekitar 46-48%. Sebagai gambaran, pada 2008 AHM menguasai sekitar 46,3% pasar sepeda motor di Indonesia dengan total penjualan sekitar 2,87 juta unit.

Bahkan untuk mendukung bisnisnya di Indonesia, Honda Motor Jepang berencana menginvestasikan kucuran dana sampai dengan 100 juta dolar AS. Tujuannya tak lain untuk meningkatkan produksi sepeda motor di Indonesia, sebagai tanggapan atas semakin tingginya permintaan dari konsumen. Jika hal itu benar-benar akan dilakukan, tentunya akan membawa dampak positif bagi iklim investasi maupun peningkatan lapangan kerja baru di Indonesia.

Sebagai pemimpin pasar motor nasional AHM optimis mampu mencapai produksi ke-30 juta unit pada 2011. Keyakinan ATPM Honda di Indonesia tersebut karena mulai membaiknya perekonomian nasional. Tak tanggung-tanggung, target produksi 30 juta unit bakal dicapai kurang dari dua tahun. Setiap tahun rata-rata Honda memproduksi 2,6 juta - 2,7 juta. Tahun depan, total pasar diprediksi naik 10% yang otomatis berpengaruh positif pada tingkat produksi merek Honda.

Ingat motor ingat Honda

Bila diamati nama besar Honda di Indonesia faktanya sudah terbukti sangatlah besar. Kondisi tersebut tentunya tidak dapat dilepaskan dari kiprah sepeda motor yang berlambang sayap mengepak ini, memang telah cukup lama ada di Indonesia, yakni sejak tahun 1971 lalu. Bahkan saking sudah melekatnya nama Honda pada sepeda motor di beberapa daerah, berbagai jenis sepeda motor merek lainnya pun kerapkali mereka sebut dengan nama Honda. Seolah-olah yang ada dalam benak mereka hanya ada satu merek motor, yaitu Honda.

Realita semacam ini terjadi baik di sejumlah daerah di Pulau Jawa maupun Sumatra. Kebanyakan masyarakat di wilayah tersebut menyebut semua jenis sepeda motor dengan sebutan Honda. Suatu fakta yang tak terbantahkan tentunya, semua itu merupakan hasil kerja keras semua unsur yang ada kaitannya dengan peningkatan branding (pencitraan) Honda. Kedekatan Honda dengan masyarakat Indonesia, dapat dilihat dari kandungan lokal di setiap motor Honda yang sudah sangat tinggi.

Di setiap motor bebek saja, kandungan komponen lokal sudah mencapai angka 98%. Begitu pula di motor skutik yang telah mencapai sekitar 90%. Sedangkan di motor sport kandungan lokalnya mencapai 85%. Saking dekatnya Honda dengan masyarakat Indonesia, Presdir PT Astra Honda Motor Miki Yamamoto pada suatu kesempatan bahkan pernah mengatakan, Honda adalah perusahaan Indonesia. "Karena itu jangan lihat kami dari Jepang, karena kami adalah perusahaan Indonesia," ujarnya.

Berbagai upaya yang telah dilakukan, mampu membuat PT AHM kembali meraih penghargaan Indonesia Best Brand Award (IBBA) 2009 untuk kategori otomotif roda dua untuk tipe sport dan bebek yang diselenggarakan majalah SWA Sembada dan Lembaga Riset Independen MARS. Penghargaan IBBA 2009 ini merupakan penghargaan ke-6 yang diterima AHM sejak 2003. IBBA merupakan apresiasi bagi merek-merek yang dinilai terbaik di Tanah Air, sekaligus tolok ukur kinerja merek Indonesia.

Lihat pula bagaimana upaya Honda meraih hati masyarakat di tanah air, yaitu dengan melibatkan 500 vendor dan supplier produk lokal yang terus meningkat dengan rata-rata hampir 95%. AHM juga sejak tahun 2007 lalu secara rutin mengadakan Kontes Layanan Honda Nasional, dengan tujuan memotivasi ujung tombak Honda dalam melayani para pelanggan secara prima dan memuaskan.

Fakta ini secara tidak langsung menunjukkan betapa Honda benar-benar berkeinginan mencitrakan diri agar semakin dikenal dan disayang masyarakat Indonesia. Tujuan yang dicapai dari kedekatan Honda dengan masyarakat Indonesia tersebut, yaitu bagaimana mengubah mindset mereka agar jika ingat motor, langsung ingat Honda.

Komitmen AHM melalui produk dan segala aktivitasnya, membawa misi yang tidak pernah berubah, yaitu sebagai perusahaan yang selalu dapat memenuhi kebutuhan konsumen, masyarakat, dan Indonesia, tentunya akan semakin menambah daya cengkeram Honda sebagai produsen motor yang mumpuni di Tanah Air.

2008 Tahun sukses Honda


Jakarta, Selama tahun 2008 Honda tetap memimpin pasar sepeda motor di Indonesia dengan jumlah penjualan 2.874.576 unit dan mengalami pertumbuhan (growth) 34,3% dibandingkan tahun 2007, dengan pangsa pasar mencapai 46,2%. Dari data AISI (Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia) tahun 2008 menunjukan bahwa angka tersebut juga merupakan angka pencapaian tertinggi selama satu tahun yang pernah dicapai selama ini.

Ini semua membuktikan bahwa Honda tetap sebagai pemimpin dalam bisnis sepeda motor di Indonesia. Sepeda motor Honda sendiri sudah ada di Indonesia sejak tahun 1969, yang diiimpor dalam kondisi CBU (Completely Build-Up). Pada tahun 1971 berdirilah PT Federal Motor yang merupakan pabrik perakitan sepeda motor Honda sekaligus pabrik sepeda motor pertama di Indonesia, dan sejak tahun 2000 merger menjadi PT Astra Honda Motor sebagai perusahaan PMA dengan komposisi kepemilikan saham 50% PT Astra International Tbk dan 50% Honda Motor Co. Ltd.

Sejak saat itu dimulailah perkembangan industri sepeda motor di Indonesia yang dipelopori oleh Honda. Sejak awal Honda sudah menggunakan mesin jenis 4 tak atau 4 langkah, yang dikenal sangat handal dan efisien dalam pengoperasiannya. Daya tahan mesin Honda benar-benar menjadi legenda di Indonesia.

Honda terus berkembang dengan menawarkan produk-produk yang handal serta sesuai dengan kebutuhan konsumen. Pada era harga BBM yang terus meningkat, Honda ternyata menjadi pilihan utama bagi masyarakat yang membutuhkan sarana transportasi yang ekonomis namun tetap handal. Di beberapa daerah Indonesia, bahkan Honda sudah identik dengan sepeda motor. Orang menyebut sepeda motor dengan nama Honda, apapun merek sepeda motornya.

Honda yang sudah dikenal dengan mesin yang irit BBM, tetap berupaya meningkatkan efisiensi mesin yang diproduksi. Ini terlihat dari penyempurnaan teknologi yang terus menerus dilakukan.

Honda juga memiliki komitmen untuk selalu menghasilkan teknologi yang ramah lingkungan dimana sejak tahun 2002 seluruh produk sepeda motor Honda di Indonesia sudah memenuhi standar Euro II, serta memelopori mesin bersistem injeksi di Indonesia. Honda Supra X 125 PGM FI, merupakan sepeda motor bersistem injeksi pertama di Indonesia, yang diluncurkan di Indonesia. Dengan teknologi ini efisiensi mesin dapat lebih ditingkatkan, namun emisi yang dihasilkan dapat diturunkan. Dalam proses produksipun Honda tidak lagi menggunakan material bahan baku yang tidak ramah lingkungan, misalnya tidak menggunakan lagi bahan baku yang mengandung asbes (non asbestos), serta dalam proses pengecataan saat ini sudah menggunakan sistem CED yang berbahan dasar air yang sangat ramah lingkungan.

Selama tahun 2008 saja tidak kurang dari 4 model baru yang diluncurkan AHM, yaitu CS-1, Beat, New Tiger dan Blade. Ini semua menunjukkan inovasi serta komitmen Honda sebagai trendsetter untuk memenuhi harapan serta keinginan konsumen yang berbeda terhadap sebuah sepeda motor. Bahkan untuk tipe Honda CS-1 adalah suatu model yang masuk dalam kategori sebagai spesies baru, yaitu tipe Bebek Sport, yang merupakan gabungan antara tipe bebek dan tipe sport. Atas inovasi model ini pula Honda CS-1 mendapatkan penghargaan sebagai Motorcycle of The Year untuk tahun 2008, dari tabloid sepeda motor bergengsi di di Indonesia, Motorplus.

Prestasi yang juga sangat membanggakan pada tahun 2008 yang lalu adalah keberhasilan pencapaian produksi 300.000 unit perbulan, yang berhasil diraih pada Bulan Agustus. Pada saat itu produksi berhasil mencapai angka 300.588, yang berarti tertinggi selama ini, untuk itu prestasi ini juga dicatat dalam rekor MURI sebagai pencapaian produksi industri sepeda motor per-bulannya di Indonesia. AHM nampaknya perlu berbangga hati, karena prestasi tertinggi ini sebenarnya tidak hanya untuk tingkat nasional saja, bahkan untuk tingkat regional ASEAN, pencapaian produksi ini merupakan prestasi tertinggi.

Nama besar yang disandang saat ini tentunya tidak dicapai dengan mudah, namun diperlukan upaya kerja keras yang terus menerus untuk menghasilkan produk serta layanan berkualitas. Untuk mendukung pelayanan yang prima saat ini Honda memiliki jaringan penjualan (H1) 1600 show room, jaringan layanan bengkel (H2) lebih dari 3800 bengkel atau yang lebih dikenal dengan AHASS (Astra Honda Authorized Service Station) serta 6600 outlet penjualan suku cadang (H3). Jumlah jaringan ini merupakan jumlah jaringan pelayanan produk otomotif di Indonesia, jika dirata-ratakan saat ini minimal terdapat 1 bengkel AHASS di setiap kecamatan di seluruh Indonesia.

Di tengah kondisi perekonomian yang penuh ketidak pastian pada tahun 2009 ini, Honda akan terus berkarya di bumi Indonesia untuk selalu mempersembahkan produk-produknya yang inovatif, berkualitas serta sesuai keinginan masyarakat.

Produk Honda Raih Penghargaan untuk Keamanan dan Efisiensi Bahan Bakar Terbaik 07/12/2009


Jakarta, 1 Desember 2009 - Produk-produk Honda meraih penghargaan untuk keamanan dan efisiensi bahar bakar terbaik di Amerika Serikat. Penghargaan untuk tingkat keamanan terbaik diberikan kepada Honda Jazz, Honda Civic, Honda CR-V dan Honda Oddysey dari Insurance Institute for Highway Safety (IIHS), sementara penghargaan untuk efisiensi bahan bakar terbaik diberikan atas rata-rata konsumsi bahan bakar seluruh produk Honda dari EPA (Environmental Protection Agency).

Honda Jazz (Honda Fit di Amerika Serikat) meraih penghargaan "Top Safety Pick" 2009 dari Insurance Institute for Highway Safety (IIHS), sebagai mobil dengan tingkat keamanan paling tinggi di kelasnya. Model ini menjadi mobil di kelas mini pertama dan satu-satunya yang berhasil meraih sertifikasi dari IIHS.

Pada penghargaan Top Safety Pick tahun ini, Honda berhasil menjadi salah satu merek yang meraih penghargaan terbanyak untuk produk-produknya. Selain untuk Honda Jazz, produk Honda lainnya, yaitu Honda Civic, Honda CR-V, dan Honda Odyssey juga menjadi model paling aman di kelasnya masing-masing.

Untuk meraih sertifikasi Top Safety Pick dari IIHS, setiap kendaraan yang dipasarkan di Amerika Serikat harus melalui uji tabrak dengan standar yang sangat ketat. Tes uji tabrak yang dilakukan meliputi tabrak depan, offset, samping, belakang, atap, hingga evaluasi bumper. Selain itu, semua mobil yang masuk nominasi harus dilengkapi dengan teknologi electronic stability control (ESC) yang menjadikan pemilihan pada tahun ini lebih ketat dibanding tahun sebelumnya.

Penghargaan atas tingkat keamanan Honda Jazz bukan yang pertama kali diperoleh model ini pada tahun 2009. Sebelumnya, Honda Jazz diakui sebagai salah satu mobil dengan tingkat keamanan paling tinggi di Eropa berdasarkan hasil test uji tabrakan dari Euro NCAP (New Car Assessment Program). Dalam uji coba tersebut All New Jazz menjadi yang terbaik di kelas supermini car dengan meraih rating maksimal, yaitu 5 bintang.

Honda Jazz dilengkapi dengan berbagai fitur keselamatan tingkat tinggi yang menjadi standar untuk model ini di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Sistem keselamatan dalam All New Honda Jazz antara lain teknologi G-CON (G-Force Control) dan ACE (Advanced Compatibility Engineering) pada rangka kendaraan, SRS Airbag, sistem pengereman ABS (Anti-lock Braking System), EBD (Electronic Brake-Force Distribution), dan BA (Braking Assist), hingga pedestrian protection body structure yang meminimalkan cedera jika terjadi tabrakan dengan pejalan kaki.

Penghargaan-penghargaan tersebut mencerminkan komitmen Honda di bidang keselamatan kendaraan. Setiap model yang dikembangkan Honda telah melalui uji tabrak di fasilitas Real World Crash Test milik Honda R&D di Tochigi, Jepang. Dalam test ketat tersebut, setiap mobil melalui uji tabrak menggunakan beberapa model kendaraan yang berbeda ukuran dan berat serta dari berbagai sisi tabrakan untuk mengembangkan solusi yang dapat meringankan cedera pada penumpang dan juga pejalan kaki.

Produk Honda paling irit tahun ini

Selain penghargaan untuk tingkat keamanannya, Honda dinilai sebagai merk mobil dengan konsumsi BBM paling efisien oleh EPA (Evironmental Protection Agency). Organisasi nirlaba ini mengumumkan Honda memiliki armada kendaraan paling hemat bahan bakar di Amerika Serikat untuk tahun 2009, dengan rata-rata efisiensi seluruh modelnya adalah 23.6 mpg (miles per gallon).

EPA dibentuk oleh pemerintah Amerika Serikat pada tahun 1970 untuk menjawab kebutuhan masyarakat akan organisasi yang berfungsi untuk menjaga kebersihan tanah, air dan udara. Sebagaimana kuatnya tekad pemerintah. Di bidang otomotif, EPA melakukan pengujian terus-menerus terhadap mobil-mobil yang diproduksi, khususnya di bidang konsumsi bahan bakar dan tingkat emisi. Metode yang dilakukan untuk pengujian konsumsi bahan bakar yang dilakukan adalah dengan pengendaraan dalam kecepatan tinggi, cara mengemudi agresif, AC menyala dan penggunaan pada suhu rendah. Dengan metode ini, diperoleh gambaran BBM sebenarnya. [PT Honda Prospect Motor]

Minggu, 20 Desember 2009

honda vario


gambar new vario

honda cbr terbaru


ini adalah gambar honda cbr terbaru